Banyak
negara menjanjikan koneksi internet akan mencapai kecepatan 1Gbps
untuk masyarakatnya di tahun 2013, tapi lain hal dengan Indonesia
dimana pemerintah menjanjikan kecepatan internet di kisaran
225Kbps-1Mbps dan tidak akan merata secara nasional. Bahkan tak tahu
saya kapan warga Indonesia akan menikmati kecepatan internet seperti
yang di janjikan pemerintah kita.
Indonesia
adalah negara terkaya di dunia tapi terdapat banyak masyarakat miskin
dan gaji di bawah UMR atau berada di bawah standar. Akibat semua sumber
kekayaan alam negeri ini di kelola asing. Sehingga di dalam kandang
sendiri menjadi kuli barat dan miskin merana. Maaf sedikit keluar dari
topik. Baca artikel ini sungguh menarik dan ini merupakan fakta : Negara
Terkaya Di Dunia tapi Miskin
Banyak
negara condong memberi kesejahteraan internet kepada masyarakatnya,
bahkan mereka mensahkan internet sebagai hak asasi manusia. Inilah 5
peringkat negara dengan koneksi internet tercepat yang ada di dunia dan
bahkan murah, dilansir dari huffingtonpost.com, oleh kompas.com sebagai
berikut :
- Korea Selatan
- Filandia
- Swedia
- Jepang
- Perancis
Korea Selatan telah lama dinobatkan
sebagai negara dengan koneksi internet tercepat di dunia. Penetrasi
pengguna internet di negeri Ginseng itu sangat tinggi, 94% masyarakat
Korea Selatan terkoneksi dengan internet cepat.
Pemerintah Korea Selatan berjanji akan memberi akses internet 1 Gigabyte per detik kepada warganya, pada akhir tahun 2012.
Pada 2010, Finlandia jadi negara
pertama di dunia yang memberi hak hukum akses internet broadband (pita
lebar) kepada warganya. Seluruh warga negara, sebanyak 5,3 juta jiwa,
dijamin mendapat koneksi internet cepat.
Pemerintah Finlandia tak berhenti sampai di situ, mereka berencana
meningkatkan hak hukum akses internet 100Mb layanan broadband pada
akhir 2015.
Kecepatan internet broadband di
Swedia lebih cepat dua kali lipat dibandingkan Amerika Serikat.
Penelitian yang dilakukan Yayasan New Amerika mencatat, biaya internet
broadband di Swedia relatif murah yakni 13,3 dollar AS.
Jepang dikenal sebagai negara dengan
biaya internet termurah di dunia. Pemerintah Jepang menawarkan insentif
pajak murah kepada perusahaan untuk berinvestasi di kabel serat optik.
"Orang
Jepang selalu berpikir jangka panjang," kata seorang konsultan
teknologi harian The New York Times pada 2007 silam. "Jika mereka
berpikir mereka akan mendapat keuntungan dalam 100 tahun, mereka akan
berinvestasi untuk anak-cucu mereka. Ada sedikit kebangaan nasional
mereka tidak melihat ke Barat."
Perancis termasuk negara yang menyatakan bahwa internet adalah "hak asasi manusia."
Menurut
studi yang dilakukan Berkman Center for Internet & Society
Universitas Harvard, biaya internet broadband di Perancis tergolong yang
paling terjangkau. Penyedia jasa internet di Perancis bersaing
menawarkan harga kompetitif, namun layanannya tetap prima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar